admin
10 Januari 2025 - 11:23 WIB
0
YOGYAKARTA – Jurusan Ilmu Tanah UPN "Veteran" Yogyakarta (UPNVY) resmi menyambut Thadar Shin Thant, seorang akademisi muda berbakat asal Kyaukse, Myanmar, sebagai penerima beasiswa penuh Program Magister (S2). Kehadiran Thadar mempertegas komitmen jurusan dalam membangun jejaring riset tanah di tingkat Asia Tenggara.
Thadar bukan sekadar mahasiswa internasional biasa. Sebelum memutuskan melanjutkan studi di Indonesia, ia telah menunjukkan dedikasi yang kuat dalam bidang sains. Sebagai lulusan dari institusi pendidikan di Myanmar, Thadar memiliki latar belakang yang solid dalam pemahaman karakteristik lahan tropis, sebuah keahlian yang sangat relevan dengan kondisi tanah di Indonesia.
Berdasarkan profil akademiknya, Thadar memiliki ketertarikan mendalam pada:
- Analisis Kimia Tanah: Memahami interaksi unsur hara untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
- Konservasi Lahan: Fokus pada solusi berkelanjutan untuk menghadapi tantangan degradasi lahan di kawasan regional Asia Tenggara.
- Adaptasi Teknologi Pertanian: Keinginan untuk mengintegrasikan metode tradisional dengan teknologi laboratorium modern yang tersedia di UPNVY.
Melalui beasiswa yang tertuang dalam surat nomor 1843/UN62/DT.00.01/2024, Thadar diproyeksikan untuk melakukan riset yang berfokus pada optimalisasi kesuburan tanah. Riwayat keahliannya dalam mengolah data laboratorium di negara asalnya menjadi modal berharga bagi kolaborasi riset di Laboratorium Ilmu Tanah UPNVY.
Langkah ini selaras dengan profilnya sebagai peneliti muda yang visioner. Di bawah bimbingan para pakar tanah UPNVY, Thadar diharapkan dapat menghasilkan publikasi ilmiah internasional yang membandingkan karakteristik tanah antara Myanmar dan Indonesia, guna mencari solusi atas krisis pangan global.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap talenta internasional berprestasi, UPNVY memberikan fasilitas komprehensif kepada Thadar selama dua tahun, meliputi:
- Pembebasan biaya kuliah penuh (Full Tuition Fee).
- Biaya hidup dan akomodasi selama di Yogyakarta.
- Dukungan mobilitas internasional, termasuk tiket pesawat, pengurusan dokumen keimigrasian (Visa & ITAS), serta asuransi kesehatan.
- Program BIPA, untuk memastikan Thadar dapat berinteraksi dan menyerap kearifan lokal Indonesia dengan baik.
"Kami melihat potensi besar pada Thadar untuk menjadi jembatan riset antara Indonesia dan Myanmar," ungkap pihak pengelola program pascasarjana. Kehadirannya diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lokal untuk terus berprestasi dan berani berkolaborasi di level internasional.
Penulis: SN/DN
Sumber Data: LoA UPNVY & Dokumen Profil Mahasiswa Internasional 2024
ID
EN